Informasi terkini terkait kegiatan dan program kami
Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Reciprocal Trade Agreement. Perjanjian ini diteken langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan dukungan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto serta U.S. Trade Representative Jamieson Greer. Apa sebenarnya arti kesepakatan ini bagi Indonesia? Jawaban singkatnya: ini membuka peluang besar, terutama untuk sektor manufaktur dan industri padat karya kita. Walaupun secara umum publik mengetahui jika Indonesia mendapatkan tarif 19%, tapi kenyataannya, banyak produk Indonesia yang dapat tarif sampai 0%. Hanya saja, tidak digembar-gemborkan oleh pemerintah Amerika. Mari kita lihat faktanya. Sebanyak 1.819 pos produk Indonesia...
Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ke Jakarta pada awal Februari 2026 ini terjadi pada momen krusial. Pertama, Indonesia dan Australia menghadapi tantangan...
harting Indonesia’s Productive State: Advancing a Whole-of-Society Indonesia Productivity Movement Sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Economic Summit (IES), sesi IES In Action menghadirkan diskusi...
Pada 19 Februari 2026, Indonesia dan Amerika Serikat menandatangani Reciprocal Trade Agreement. Perjanjian ini diteken langsung oleh Presiden Republik...
Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ke Jakarta pada awal Februari 2026 ini terjadi pada momen krusial. Pertama,...
harting Indonesia’s Productive State: Advancing a Whole-of-Society Indonesia Productivity Movement Sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Economic Summit (IES), sesi...
Diselenggarakan setiap hari Jumat pukul 08.00 WIB pada minggu kedua atau ketiga setiap bulannya, 8% Club menghadirkan diskusi tingkat tinggi
Perjanjian IEU CEPA akan membuka akses ekspor Indonesia ke pasar Uni Eropa hingga 80% bebas tarif
Paparan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Rancangan APBN 2025 minggu lalu juga memberikan asa tentang keberlanjutan dari pembangunan, yang nantinya
© 2025 Kadin Indonesia Institute
Policy Advocacy Executive Programme adalah pelatihan eksekutif khusus yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pimpinan dan anggota KADIN.
Jangan lewatkan kesempatan untuk mendalami kebijakan publik langsung dari para pakar.
Kuota terbatas. Daftar sekarang!
KONEKSI, in collaboration with the Indonesian Chamber of Commerce and Industry (Kadin), aims to utilise the research findings to inform policy development and promote practical applications.
Thursday, July 31, 2025  
09.00 – 12.00 WIB 
Menara Kadin, RGE Lounge, 29th floor