Pemerintah Akan Lakukan Perbaikan Kebijakan e-Commerce
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berencana memperbaiki kebijakan terkait perdagangan melalui sistem elektronik (e-commerce) dengan merevisi peraturan menteri yang mengatur platform digital. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas perdagangan daring serta meningkatkan perlindungan bagi konsumen. Evaluasi kebijakan juga dilakukan sebagai respons terhadap maraknya kasus penipuan dalam transaksi online dan berbagai persoalan yang muncul dalam ekosistem perdagangan digital. Melalui pembenahan regulasi tersebut, pemerintah berharap tata kelola e-commerce menjadi lebih tertib, transparan, serta mampu menciptakan ekosistem perdagangan digital yang lebih aman dan adil bagi pelaku usaha maupun konsumen. (Investor.id)
Purbaya Tes Praktik Underinvoicing di 10 Perusahaan, Semuanya Terbukti
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya praktik underinvoicing atau pelaporan nilai transaksi lebih rendah dari nilai sebenarnya yang berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan negara. Ia melakukan uji praktik terhadap 10 perusahaan, dan seluruhnya terbukti melakukan underinvoicing. Praktik ini diduga digunakan untuk mengurangi kewajiban pajak maupun bea ekspor. Pemerintah berupaya menindak praktik tersebut dengan memperkuat pengawasan dan pemanfaatan teknologi analisis data agar potensi pelanggaran dapat terdeteksi lebih luas serta meningkatkan penerimaan negara. (Investor.id)
Purbaya Umumkan Kebijakan Efisiensi Anggaran
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan kebijakan efisiensi anggaran dengan meminta kementerian dan lembaga menyiapkan simulasi penghematan belanja. Langkah ini bertujuan menjaga defisit APBN tetap di bawah batas 3% dari PDB, terutama sebagai antisipasi risiko kenaikan harga minyak dunia yang dapat meningkatkan beban fiskal. Pemerintah akan memprioritaskan program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sementara belanja yang kurang mendesak dapat ditunda atau dialihkan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas fiskal dan memastikan pengelolaan anggaran negara tetap disiplin di tengah ketidakpastian ekonomi global. (Investor.id)
Kopdes/Kel Merah Putih Jadi Strategi Baru Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih menjadi strategi baru pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan program ini bertujuan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi lokal serta mengatasi ketertinggalan ekonomi desa. Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang menampung produksi masyarakat, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan warga. Selain itu, koperasi ini juga berperan dalam memperpendek rantai distribusi serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dan layanan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. (Investor.id)
Prabowo Enggan Tambah Utang untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan menambah utang secara besar-besaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menekankan pentingnya disiplin fiskal dengan menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap di bawah batas 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menurutnya, strategi pertumbuhan ekonomi tidak boleh bergantung pada peningkatan utang, kecuali dalam kondisi krisis besar. Pemerintah lebih memilih mengoptimalkan pengelolaan anggaran dan meningkatkan efisiensi belanja negara agar stabilitas fiskal tetap terjaga serta kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia tidak terganggu. (Investor.id)
CORE: Cadangan Beras 5 Juta Ton Bisa Percuma Tanpa Distribusi Tepat Sasaran
Pemerintah diproyeksikan memiliki cadangan beras hingga 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Namun, capaian ini dinilai tidak efektif apabila distribusinya tidak tepat sasaran. Tanpa penyaluran yang baik, stok besar berpotensi tidak memberi manfaat optimal bagi stabilisasi harga dan ketahanan pangan. Oleh karena itu, distribusi harus difokuskan pada wilayah yang membutuhkan, terutama daerah non-sentra produksi dan saat pasokan terbatas. Kebijakan distribusi yang akurat menjadi kunci agar cadangan beras benar-benar mendukung kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas pasar. (Kontan.co.id)
Yield SBN Naik, Risiko Pembiayaan APBN Bisa Meningkat
Kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) berpotensi meningkatkan risiko pembiayaan APBN, terutama melalui kenaikan biaya penerbitan utang baru dan pembiayaan ulang utang jatuh tempo. Dampaknya terhadap beban bunga saat ini terbatas karena masih didominasi utang lama. Namun, kebutuhan pembiayaan 2026 yang besar membuat kondisi ini perlu diwaspadai. Jika yield bertahan tinggi, ruang fiskal dapat menyempit. Kenaikan yield dipicu faktor eksternal seperti imbal hasil obligasi global, pelemahan rupiah, dan premi risiko. Risiko lain meliputi meningkatnya biaya utang, berkurangnya kredit sektor riil, serta tekanan terhadap stabilitas fiskal dan kepercayaan pasar. (Kontan.co.id)
Jaga Defisit APBN di Bawah 3%, Purbaya Persiapkan Efisiensi Belanja K/L
Pemerintah menyiapkan efisiensi belanja kementerian dan lembaga (K/L) untuk menjaga defisit APBN 2026 tetap di bawah 3% PDB di tengah ketidakpastian global, termasuk potensi kenaikan harga minyak. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan langkah ini mencakup peningkatan pendapatan dan penghematan anggaran, termasuk penundaan program tambahan. K/L diminta menghitung potensi pemangkasan belanja sebagai langkah antisipatif. Meski demikian, kondisi APBN dinilai masih aman sehingga belum diperlukan kebijakan luar biasa seperti Perppu. Evaluasi lanjutan akan dilakukan jika tekanan fiskal meningkat. (Kontan.co.id)
Dukung 3 Juta Rumah, KAI Bakal Bangun 2.200 Unit Rusun di Stasiun Manggarai
PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana membangun 2.200 unit rumah susun di kawasan Stasiun Manggarai sebagai bagian dari dukungan terhadap program 3 juta rumah pemerintah melalui konsep Transit Oriented Development (TOD). Proyek ini mencakup delapan menara setinggi 12 lantai di lahan 2,2 hektare. Lokasi dipilih karena Manggarai merupakan simpul transportasi strategis dengan mobilitas tinggi. Pembangunan ditargetkan segera dimulai dan selesai pada awal 2027. Selain di Jakarta, KAI juga mengembangkan hunian serupa di Bandung, Semarang, dan Surabaya guna meningkatkan integrasi transportasi dan akses hunian perkotaan. (Kontan.co.id)
AllianzGI Sebut Fundamental Ekonomi RI Masih Kokoh
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kokoh meskipun terjadi volatilitas pasar akibat ketegangan geopolitik global. Pelemahan rupiah lebih dipengaruhi faktor eksternal seperti konflik Timur Tengah, penguatan dolar AS, dan kenaikan harga minyak. Sementara itu, indikator domestik menunjukkan kondisi stabil, antara lain inflasi terjaga, cadangan devisa kuat, dan pertumbuhan ekonomi sekitar 5%. Dengan demikian, tekanan terhadap rupiah tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi nasional, melainkan dampak sentimen global. (Kontan.co.id)