Pemerintah Siapkan Road Map Industri Kendaraan Listrik
Pemerintah tengah menyiapkan regulasi dan peta jalan (road map) untuk mempercepat pengembangan industri kendaraan listrik nasional sesuai arahan Presiden. Fokus utamanya adalah mendorong peningkatan produksi, khususnya sepeda motor listrik, serta mempercepat adopsi kendaraan listrik di berbagai segmen. Penjualan domestik secara bertahap akan diarahkan didominasi kendaraan listrik, sementara kendaraan berbahan bakar fosil tetap diproduksi untuk ekspor. Kebijakan ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik nasional. (Investor.id)
Harga Plastik Melambung, Pemerintah Gandeng Industri Cari Bahan Baku Alternatif
Harga plastik global meningkat akibat gangguan pasokan nafta yang dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah. Kondisi ini menaikkan biaya produksi industri petrokimia dan berdampak pada sektor manufaktur. Pemerintah bersama pelaku industri merespons dengan mencari sumber bahan baku alternatif di luar kawasan tersebut serta mendorong penggunaan plastik daur ulang berkualitas tinggi. Langkah diversifikasi ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan, mengurangi ketergantungan impor, dan memperkuat ketahanan industri nasional terhadap gejolak global. (Investor.id)
Prabowo: Indonesia Segera Produksi Avtur dari Kelapa Sawit dan Minyak Jelantah
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan segera memproduksi avtur berbahan kelapa sawit dan minyak jelantah sebagai bagian dari strategi kemandirian energi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Kebijakan ini merupakan upaya hilirisasi energi di tengah kenaikan harga global. Pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga stabilitas industri penerbangan, termasuk pembatasan kenaikan harga tiket serta pemberian insentif fiskal. Selain itu, ditargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor avtur mulai 2027 guna memperkuat kedaulatan energi nasional. (Investor.id)
BI Catat Keyakinan Konsumen Turun ke Level 122,9 pada Maret 2026
Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Maret 2026 sebesar 122,9, menurun dari 125,2 pada Februari. Meski turun, level tersebut masih mencerminkan optimisme karena berada di atas 100. Keyakinan didukung oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini sebesar 115,4 dan Indeks Ekspektasi Konsumen 130,4. Optimisme terlihat di seluruh kelompok pendapatan dan usia, dengan tertinggi pada pengeluaran Rp4,1–Rp5 juta serta usia 20–30 tahun. (Kontan.co.id)
Ekspektasi Konsumen terhadap Ekonomi Indonesia ke Depan Menurun
Berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia, ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi Indonesia dalam enam bulan ke depan masih berada pada level optimistis, meskipun mengalami penurunan. Indeks Ekspektasi Konsumen pada Maret 2026 tercatat 130,4, lebih rendah dibandingkan Februari 2026 sebesar 134,4. Penurunan ini menunjukkan melemahnya keyakinan konsumen, meski tetap di atas ambang optimisme. Sementara itu, ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja meningkat pada kelompok berpendidikan tinggi, namun menurun pada kelompok lainnya. (Kontan.co.id)
Restitusi Pajak Hanya Rp 123,4 Triliun di Kuartal I-2026, Turun 14,5%
Realisasi restitusi pajak pada kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp123,4 triliun, menurun 14,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini dipengaruhi perbaikan tata kelola dan pengawasan restitusi oleh pemerintah. Lebih rendahnya restitusi turut berdampak positif terhadap penerimaan pajak neto negara. Sebelumnya, nilai restitusi pada 2025 sangat tinggi sehingga menekan penerimaan. Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara hak wajib pajak dan optimalisasi penerimaan negara melalui pengelolaan restitusi yang lebih hati-hati. (Kontan.co.id)
Gandeng Mitra China, Danantara Bentuk Holding Proyek Pengolahan Sampah Denera
Danantara membentuk holding baru, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), untuk mengonsolidasikan proyek pengolahan sampah menjadi energi (PSEL) yang selama ini terfragmentasi dan terkendala pendanaan. Perusahaan ini berfungsi mengelola investasi, menghimpun pembiayaan, serta memfasilitasi transfer teknologi. Dalam pengembangannya, Danantara menggandeng mitra dari China karena teknologinya dinilai sesuai dengan karakter sampah domestik yang masih tercampur. Denera diharapkan mempercepat realisasi proyek, memperbaiki tata kelola, dan mendukung sistem pengelolaan sampah terintegrasi sesuai kebijakan pemerintah. (Kontan.co.id)
Dorong Daya Saing, Pemerintah Percepat Digitalisasi UMKM Lewat Pelatihan AI
Pemerintah mempercepat digitalisasi UMKM guna meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Upaya ini diwujudkan melalui program pelatihan, seperti AIM ASEAN Roadshow, yang melibatkan pelaku usaha dan berbagai pemangku kepentingan. Pelatihan mencakup pengenalan AI, tahapan adopsi, serta penggunaan yang bertanggung jawab. AI dinilai mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan efektivitas pemasaran. Namun, transformasi digital masih menghadapi kendala literasi dan akses teknologi. Oleh karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi lintas sektor agar UMKM lebih adaptif, produktif, dan mampu memperluas pasar. (Kontan.co.id)
Bank Dunia Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Ini Respons Pemerintah
Bank Dunia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7% dari sebelumnya 4,8%, dipengaruhi tekanan eksternal seperti kenaikan harga minyak global dan meningkatnya kehati-hatian investor. Pemerintah merespons dengan tetap optimistis, menilai fundamental ekonomi domestik masih kuat dan pertumbuhan Indonesia tetap di atas rata-rata global. Selain itu, proyeksi tersebut dianggap bersifat dinamis dan dapat berubah, bahkan realisasi pertumbuhan sebelumnya kerap melampaui perkiraan lembaga internasional. Pemerintah juga meminta publik menunggu data realisasi ekonomi pada awal tahun sebagai indikator kinerja yang lebih akurat. (Kontan.co.id)
Prabowo Targetkan Indonesia Produksi Massal Sedan Listrik Mulai 2028
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memulai produksi massal mobil sedan listrik pada 2028 sebagai bagian dari percepatan industrialisasi dan transisi menuju energi bersih. Pengembangan kendaraan listrik nasional telah menunjukkan kemajuan, ditandai dengan produksi bus dan truk listrik serta peningkatan kapasitas industri dalam negeri dan tingkat kandungan lokal. Pemerintah juga mendorong penggunaan produk domestik oleh berbagai pihak. Kebijakan ini diharapkan memperkuat kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. (Kontan.co.id)